5 Tips Memilih AC Portable dan Kelebihannya

ac portable

Tidak banyak orang yang menyadari bahwa suhu udara di Indonesia mengalami kenaikan persepuluh (10) tahunnya. Tidak tanggung-tanggung, kenaikan ini bisa mencapai 0,0360C hingga 1,3830C. Analisa data tersebut diambil dari BMKG dari tahu 1983-2003. Sedangkan menurut Panel Ahli Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPPC), Indonesia akan berada pada kondisi yang sulit dikendalikan jika kenaikan suhu udara mencapai 20C hingga tahun 2050.

Kenaikan suhu memang membuat tidak nyaman, apalagi bagi Anda yang mengharuskan bekerja di dalam ruangan. Maka kehadiran kipas angin atau yang lebih modern adalah air conditioner (AC), mulai dari AC split, standing floor, tipe cassete, AC window, cantral, duct, dan AC Portable akan sangat membantu.

Kini, terdapat banyak sekali merek AC Portable dari berbagai perusahaan eletronik. Melihat jumlah model AC yang begitu banyak membuat Anda kadang bingung memilih yang mana. Nah, untuk mengurangi kebingungan Anda, simak tips memilih AC Portable yang baik dan tepat berikut :

Tips Memilih AC Portable

  1. Merk AC Portable
    Ada banyak AC dari berbagai merek yang sudah terkenal karena kualitasnya. Jadi jangan terpengaruh pada merek yang belum jelas dan membelinya hanya karena harganya sangat murah. Semakin terkenal dan semakin banyak pengguna suatu merek AC Portable tersebut, berarti kualitasnya semakin baik dan di atas rata-rata.

  2. Melihat Fitur Tambahan
    Setiap merek atau brand memiliki spesifikasi pada masing-masing produknya. Periksalah secara detail spesifikasinya dan mana yang lebih sesuai untuk ruangan Anda. Bahkan kini banyak fitur-fitur yang ditawarkan pada produk AC Portable yang lebih memudahkan penggunanya. Dari sekian banyak fitur yang ada, akan lebih baik jika Anda memilih AC yang memiliki fitur pembersih udara dan penghilang bau tak sedap. Kenapa memilih fitur tersebut? Karena fitur tersebut akan lebih baik untuk kesehatan dan kenyamanan pengguna.

  3. Pilih Daya/watt AC yang Sesuai
    Seperti yang Anda tahu, semakin kecil PK AC, akan semakin rendah daya listrik yang dikeluarkan. Tidak ada salahnya Anda memilih AC Portable jenis low watt ini jika tegangan listrik di rumah belum tinggi. Untuk AC jenis low watt, biasanya dimulai dari 225 watt ke atas. Hal lain yang juga perlu Anda perhatikan ialah apakah nantinya Anda akan sering membuka tutup pintu, AC akan sering dinyalakan lalu dimatikan lagi dan lain sebagainya.Jika memang masih sering melakukan hal tersebut, akan lebih disarankan untuk memilih AC dengan watt rendah saja.

  4. Pilih PK Sesuiakan dengan Kebutuhan
    PK juga merupakan hal yang penting untuk Anda perhatikan, karena jika salah menentukannya maka ruangan akan terasa tidak nyaman. Lalu berapa PK yang sesuai dengan ruangan Anda? berikut catatan kecil tentang ukuran PK:
    ½ PK : 5000 BTU/h (ukuran ruangan 10m2)
    ¾ PK : 7000 BTU/h (ukuran ruangan 14m2)
    1 PK : 9000 BTU/h (ukuran ruangan 18m2)
    1 ½ PK : 12000 BTU/h (ukuran ruangan 24m2)
    2 PK : 18000 BTU/h (ukuran ruangan 36m2)

  5. Penggunaan Listrik
    Pilihlah AC yang tidak memboroskan listrik Anda dengan memilih AC yang efisien seperti AC Standard dan low watt. Dengan begini, jangan heran jika penggunaan listrik Anda akan naik jika Anda memilih memakai AC jenis inverter dan AC di atas 1,5 PK.

Setelah Anda mengerti bagaimana cara memilih AC Portable, kini saatnya Anda untuk bagaimana cara merawat AC Portable agar bisa menjadi lebih awet. Beberapa cara perawatan AC Portable yang baik ialah sebagai berikut.

a. Ventilasi
Udara panas pada AC Portable dapat dibuang melalui drop ceiling atau dinding ketika ventilasi melalui jendela tidak layak.

b. Pengeringan Air
Untuk memudahkan perawatan Anda, pilihlah AC Portable dengan teknologi auto-vapour (otomoatis diuapkan). Oleh karena itu, tangki atau port air tidak perlu sering dikosongkan (terkecuali jika digunakan pada iklim yang sangat lembab).

c. Membersihkan dan Mengganti Filter
Jika AC Portable Anda dapat dicuci, lepas filter tersebut, rendam dalam air hangat dengan detergen ringan, lalu bilas hingga bersih dan biarkan mengering terlebih dahulu sebelum dipasang kembali. Bersihkan secara rutin, 2 minggu sekali atau 1 bulan sekali.

d. Membersihkan Bagian Luar
Saat AC dimatikan, usap permukaan AC dengan kain lembab yang lembut dan jangan menggunakan detergen atau bahan kimia abrasif. Lalu jauhkan AC Portable dari sinar matahari secara langsung.

Mengenal Kelebihan dan Kekurangan AC Portable

Produk dan perangkat apapun itu, pasti memiliki sisi positif dan negatifnya. Ada kelebihan, tentu ada juga kekurangannya. Berikut, kelebihan dan kekurangan dari AC Portable :

1. Kelebihan AC Portable

a. AC Portable dapat dibawa ke mana-mana jika Anda memerlukannya, serta dapat dipindah-pindah sesuai dengan kebutuhan. Misal dalam satu rumah, AC tersebut ingin Anda pindahkan dari ruang makan ke ruang keluarga, dapur, ruang tamu, dan lain-lain. AC Portable dapat digunakan di mana saja asal terdapat stop kontak dan sumber listrik.

b. Dengan bentuk yang dimiliki AC Portable ringkas dan tidak permanen, maka dalam pemasangan dan penggunaannyapun tidak memerlukan instalasi yang rumit apalagi sampai merombak tembok rumah Anda.

c. Saat AC Portable dinyalakan, maka akan tercipta kelembaban pada ruangan Anda. kelembapannya berbentuk menyerupai embun. Namun jangan khawatir, karena kini pada AC Portable telah disediakan port khusus di dalamnya. Port tersebut berfungsi untuk menampung tetesan embun agar embun tersebut tidak tumpah ke lantai. Anda cukup dengan memeriksa dan membersihkan port tersebut secara berkala.

d. Selain spesifikasi dan fitur-fitur yang disediakan, yang lebih menarik lagi adalah harganya yang terjangkau. AC Portable berkali lipat lebih murah bila dibandingkan dengan AC jenis lainnya. Semakin tinggi rate EER AC Anda, semakin kecil pula energi yang dikeluarkan dan tentunya membuat AC tersebut lebih murah karena tidak boros listrik.

2. Kekurangan AC Portable

a. Bagi Anda yang menyukai ketenangan, mungkin akan sering mengeluh saat AC ini dinyalakan, karena AC ini akan menimbulkan noise atau suara yang berisik. Jika AC jenis lain akan lebih ramah suaranya, AC Portable akan mengeluarkan noise dikarenakan kompressornya yang menjadi 1 unit dengan AC-nya.

b. Tidak seperti AC Konvesional lainnya yang memiliki 2 unit, indoor dan outdoor. AC Portable unit outdoor sebagai pembuangan udara panas diganti dengan pipa. Pada AC Portable sistem outdoor ditugaskan kepada ventilasi (lubang angin) yang berada di belakang body AC. Oleh karena itu jika Anda salah dalam menempatkan, bisa jadi udara dingin dan udara panas yang seharusnya dibuang malah bercampur pada ruangan.

c. Pada hentakan pertama, daya listriknya cukup besar bahkan lebih besar dari AC biasa.

d. Berhubung penggunaan AC ini sering berpindah-pindah tempat, kemungkinan AC Portable untuk mengalami kerusakan lebih besar jika dibandingkan dengan AC biasa. Oleh karenanya, akan lebih baik jika Anda tidak terlalu sering memindahkannya, juga harus hati-hati ketika harus memindahkannya.

Kini, Anda sudah tahu benar bukanbagaimana cara memilih AC Portbale yang paling cocok dengan Anda? Jangan lupa juga untuk menyesuaikan AC Portable denganbudget Anda. Jangan hanya membeli dengan melihat satu sisi saja, misal merek atau harga saja. Tapi, pilihlah mana yang spesifikasinya cocok untuk Anda, dan mana fitur yang akan banyak memberikan kemudahan bagi Anda.

Oh ya, jika AC Portable yang Anda inginkan tidak ada di toko terdekat, Anda bisa membelinya juga lho lewat online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *