5 Cara Saya Menghemat Pengeluaran Sebagai Freelancer

21 May 2022 - 07:36

Menjadi seorang freelancer mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Salah satu kelebihannya adalah kemudahan dalam bekerja.

Kekurangannya, tidak ada kepastian pemasukan seperti karyawan.

Kebetulan saya mempunyai beberapa handicap yang cukup terasa di saat sulit.

Beberapa handicap itu:

  • Anak banyak (melebihi standar KB)
  • Harus sewa rumah
  • Saya dan istri tidak dapat warisan karena sesuatu hal
  • Pinjam uang ke orang tua atau mertua lebih dekat dengan masalah daripada solusi

Kalau di game ada pilihan difficulty, mungkin ini pilihan Hard, tapi sejarah mencatat ada banyak orang dengan handicap Ultra Hard bisa melewatinya dengan baik.

Lagipula kehidupan ini memang permainan kan?

I already pushed the START button!

So, let’s PLAY! 💪

1. Manfaatkan Layanan Gratis

Sebelumnya saya menggunakan VPS Vultr untuk hosting semua website saya dan klien.

Setelah dipertimbangkan secara matang ternyata VPS $6/bulan terlalu overkill.

Akhirnya semua website berbasis WordPress tersebut saya ganti menjadi statis.

Ada beberapa blog yang pakai Publii, tapi sebagian besar masih menggunakan WP yang diganti menjadi statis.

Untuk hosting saya memanfaatkan layanan gratis dari Cloudflare Pages dan AWS S3.

Layanan AWS S3 bukan layanan gratis, tapi ada kuota gratis selama 12 bulan yang sayang kalau tidak dimanfaatkan 😆

Ternyata selama ini penggunaan website saya melebihi jatah kuota gratis AWS S3. Jadinya ada tagihan, tapi tidak sampai $1.

tagihan aws s3

Ga masalah, masih terjangkau, lebih mahal dipalak tukang parkir ketika mendekati Idul Fitri, hahaha 🤣

Blog nul.is ini dulunya pakai WP, sekarang pakai Hugo.

Selain lebih hemat karena tidak perlu VPS, blog jadi lebih cepat dan aman. Ga ada lagi brute force login, komentar spam, dll.

2. Beli Pulsa / Token di Konter

Listrik di kontrakan sekarang menggunakan prabayar. Nominal 20.000 dijual di konter Rp23.000, kalau beli online cuma Rp20.500. Lumayan kan Rp1.500 kalau beli 10 kali bisa buat beli beras.

Begitu juga pulsa dan paket data, saya selalu beli online kecuali kalau kepepet butuh cepat.

Paket kuota termurah biasanya tersembunyi di kode USSD tertentu dan terkadang suka diganti sama operatornya.

Biasanya Tokopedia sering mengadakan promo pembayaran tagihan. Bulan kemarin saya menghemat dapat diskon Rp15.000 untuk pembelian token Rp100.000. Lumayan.

3. Hemat Penggunaan Listrik

Mungkin sepele, tapi kalau bisa dihemat kenapa tidak.

  • Semua lampu di rumah sekarang pakai LED. Lampu LED 10W hampir sama terangnya dengan lampu biasa 20W
  • Membiasakan diri dan keluarga mematikan lampu/perangkat elektronik ketika tidak terpakai
  • Menyesuaikan suhu kulkas dengan isinya

4. Hindari Jajan / Makanan Matang

Sebelum pandemi, saya dan keluarga suka jajan: martabak, pizza, siomay, bakso, mie ayam, es krim, nasi goreng, dan banyak lagi 😆

Aplikasi GoFood dan GrabFood udah jadi langganan setiap hari untuk beli makanan.

Harga makanan di Grab/Gojek itu sudah ditambah 20% dari harga aslinya. Jadi ketika berhenti pakai aplikasi itu, terasa banget penghematannya.

Saya jadi heran, kenapa tidak dari dulu hemat seperti ini, kenapa harus nunggu ada wabah COVID-19 🤣

Sekarang, hampir semua jajanan yang biasa kami makan, kami buat sendiri di rumah. Jangan ditanya berapa penghematannya, sangat hemat.

Kalau beli es krim, kami harus beli 5 pcs. Katakan, es krim Walls yang paling murah itu Rp2.000 jadi totalnya Rp10.000.

Kalau bikin es krim sendiri bahannya cuma Rp9.000 bisa jadi banyak, kadang sisa sampai besok pagi.

Memang tidak bisa langsung dimakan karena harus masuk freezer selama 8 jam, tapi ini bisa melatih anak-anak untuk sabar ketika ingin mendapatkan sesuatu tidak selalu instan.

nasi goreng pete

Makanan favorit saya, Nasi Goreng Pete. Daripada beli mahal dan sedikit. Ini lebih enak dan murah, saya jadi tahu ternyata istri punya bakat masak.

bikin martabak sendiri

Rp50.000 beli martabak jadi cuma dapat 3, bikin sendiri bisa jadi 5 - 6. Belum lagi topping-nya bisa suka-suka.

bikin pizza sendiri

Sekeluarga suka pizza, di Purbalingga sekarang ada Pizza Hut tapi lihat harganya WOW 😱 Bikin sendiri aja deh.

Donat, roti, pukis, es buah, sekarang semuanya buat sendiri 😋

5. Cari Promo Renewal Domain

Saya menjual jasa backlink di 25 blog, tentu setiap tahun akan ada renewal yang jatuh temponya berbeda.

Blog nul.is ini yang paling mahal biaya renewal-nya Rp515.000 per tahun.

Hosting mungkin bisa pakai layanan gratis, tapi tidak dengan domain. Setiap tahun, biaya sewa domain naik. Harus pintar dan rajin cari info promo renewal.

IDwebhost, Rumahweb, Namecheap, Namesilo, Domainesia, beberapa registrar lain kadang mengadakan promo.

Biasanya yang sering promo itu domain .com, .net dan .is blog ini hampir tidak pernah ada promo 😢

Artikel Lainnya

Komentar