Mengenal Diet BRAT untuk Atasi Diare di Rumah

Mengenal Diet BRAT untuk Atasi Diare di Rumah - Diet Brat

Pernahkah kamu mendengar bahwa diet BRAT bisa mengatasi diare? Sebenarnya, diet BRAT apa sih? BRAT merupakan akronim dari banana (pisang), rice (nasi), applesauce (saus apel), dan toasts (roti panggang). Diet BRAT dikenal dapat membantu mengatasi diare yang bisa dilakukan dari rumah. Sebab, makanan-makanan tersebut memiliki serat padat yang mudah untuk dicerna. Pada dasarnya, kamu masih bisa mengonsumsi makanan lain selain BRAT. Namun ada syarat yang berlaku, seperti rasa yang harus hambar dan lembut di pencernaan.

Mengenal Diet BRAT

Biasanya, dokter akan menganjurkan pasien untuk menerapkan pola makan diet BRAT ketika pasien tersebut sudah dikategorikan diare akut. Diet BRAT pada umumnya dilakukan selama kurang dari 14 hari. Metode ini dapat membantu menenangkan lambung serta memperbaiki saluran cerna yang terinfeksi. Diet BRAT mengkombinasikan makanan yang mudah dicerna serta rendah serat. Hal ini akan sangat membantu dalam mengeraskan feses. Meskipun bermanfaat bagi pasien diare akut, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti:

  • Diet BRAT bukan difungsikan untuk menurunkan berat badan dan tidak disarankan untuk diterapkan dalam jangka panjang. Metode BRAT mengandung rendah protein, lemak dan serat, tidak mengandung nutrisi yang baik untuk waktu yang panjang. Oleh sebab itu, pasien diare sekalipun hanya diperkenankan untuk menerapkan diet BRAT beberapa hari hingga kurang dari 14 hari.
  • Ada rasa khawatir dari dokter ketika menyarankan BRAT bagi pasien diare, hal ini terkait diet BRAT yang rendah nutrisi. Berhentilah menerapkan diet BRAT ketika sudah sembuh dari diare.

1. Pisang (Banana)

Mengonsumsi pisang merupakan cara mengatasi diare di rumah yang paling utama. Rasa hambar pada pisang serta mudahnya dicerna lambung membuatnya menjadi makanan yang tepat bagi pasien diare. Pisang mengandung kalium yang dapat menutrisi tubuh kembali. Kalium sendiri merupakan elektrolit yang dapat memberikan energi pada jaringan, sel, serta organ pada tubuh. Kamu boleh mengonsumsi beberapa pisang selama diare, namun jangan sampai kamu merasa terlalu kenyang. Jika ingin mengonsumsi pisang, pilihlah yang berwarna hijau untuk mendapatkan banak kandungan pektinnya.

2. Nasi (Rice)

Diet BRAT mengharuskan pasien diare mengonsumsi nasi tanpa tambahan lauk apapun. Terbayang bukan betapa hambarnya? Namun faktanya hal tersebut sangat membantu memadatkan feses sehingga dapat mengatasi diare. Pilihlah nasi putih, sebab nasi merah dan coklat memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga bisa membuat tekstur feses menjadi encer.

3. Saus apel (applesauce)

Tidak terlalu hambar, namun saus apel terbukti dapat meringankan diare. Pastikan rasa manis pada saus apel yang dikonsumsi bukan berasal dari gula tambahan. Saus apel dengan tambahan rasa atau pemanis dapat membuat diare semakin parah.

4. Roti panggang

Kamu bisa membuat roti panggang sendiri dengan menggunakan roti tawar putih. Jangan menggunakan tambahan seperti meses, selai, dan lainnya. Kandungan rendah serat yang dimiliki roti tawar dapat membantu untuk memadatkan feses sehingga diare teratasi.

Diet BRAT juga bisa dikombinasikan menjadi BRATY (dengan tambahan yoghurt) atau BRATT (dengan tambahan teh) yang tentunya kombinasi tersebut sama-sama bermanfaat untuk diare. Saat menerapkan diet BRAT, pastikan kamu tetap menjaga cairan tubuh dengan minum air putih minimal 2 liter perhati serta mengonsumsi larutan oralit setelah buang air besar. Untuk melakukan diet yang satu ini, pastikan kamu sudah mengkonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Untuk mengoptimalkan usaha kamu dalam mengatasi diare, kamu juga bisa mengonsumsi obat diare misalnya seperti obat entrostop. Semoga cepat sembuh!

Leave a comment

Your email address will not be published.


*