Fitur Premium yang Aneh di RajaBackLink

Rajabacklink adalah salah satu dari sekian website yang bisa dimanfaatkan para blogger untuk mencari uang.

Saya bergabung di bulan februari 2019, pembayarannya lancar. Cara kerja Rajabacklink, advertiser memilih sendiri blog yang mereka inginkan berdasarkan parameter seperti DA yang umum jadi acuan.

Minimal pembayaran di Rajabacklink Rp 250.000, di website ini para blogger berlomba-lomba memberikan harga terbaik untuk menarik minat advertiser.

Dari tarif yang tertera di Rajabacklink, bagian blogger 70% dan Rajabacklink 30%. Jadi kalau harga blognya Rp 100.000 maka blogger dapat Rp 70.000.

Fitur Premium Rajabacklink

Ada ribuan blog di Rajabacklink. Tentu kesempatan terpilih akan kecil jika blognya sedikit seperti saya, cuma 13 blog.

Saat itu ada fitur premium yang sangat membantu blogger kecil seperti saya untuk memperbesar kesempatan dipilih advertiser.

Dengan membayar Rp 40.000 per bulan, blog akan berada di halaman depan secara bergantian setiap di-reload. Memperbesar kemungkinan blog terpilih oleh advertiser.

Dari fitur ini saya mendapatkan banyak order, berbeda halnya ketika tidak pakai fitur premium. Setiap senin saya bisa menerima pembayaran Rajabacklink.

Sekarang, Rajabacklink Berubah…

Saya tidak mengerti kenapa pihak Rajabacklink mengganti fitur premium yang jelas membantu blogger kecil seperti saya. Sejak saat ini terjadi penurunan tajam.

Biasanya saya bisa melakukan tarik tunai 4 kali dalam sebulan. Saat itu ada 4 blog yang menggunakan fitur premium. Fitur premium saat itu sangat sangat berguna bagi blogger yang blognya sedikit seperti saya.

Pembayaran terakhir yang saya terima tanggal 19 januari. Itupun saya harus menunggu hampir 1 bulan supaya sampai batas minimal pembayaran, padahal tagihan hosting sebentar lagi keluar.

Saya pernah bercerita tentang perubahan fitur premium ke salah seorang blogger senior. Dari beliau saya terinspirasi untuk membuat blog sebanyak mungkin, dulu saya cuma punya 5 blog.

Ya beliau tidak pernah memakai fitur premium Rajabacklink karena blognya ratusan dan namanya domain keren-keren pakai co.id. Advertiser yang lihat pasti tertarik, berbeda dengan saya yang nama domainnya ga jelas.

Sekarang fitur premium tersebut aneh. Tertulis begini, “Dengan mengupgrade blog Anda menjadi premium, maka blogger dapat merubah-rubah harga sesuai keinginan. Jika harga bersaing dengan kualitas blog yang bagus, kemungkinan akan dipilih oleh advertiser menjadi besar.”

Saya sudah mencoba fitur premium terbaru ini dan tidak ada efeknya sama sekali. Berbeda ketika fitur premiumnya featured lising atau berada di halaman depan.

Saya sampai sekarang tidak paham kenapa ganti harga jadi fitur premium. Apa yang spesial dari ganti harga? Kenapa itu bukan fitur umum?

Apalah dayaku memberi masukan, cuma remah-remah kerupuk yang begitu mudahnya disapu hembusan angin malam. Ah mulai ngelantur nih.

CEO Rajabacklink Tonton Taufik pernah mengatakan di grup WhatsApp, kalau listing yang sekarang berdasarkan waktu bergabung. Beruntung sekali blog yang bergabung saat pertama kali Rajabacklink launching.

Blognya langsung terlihat pengiklan. Saya yang cuma daftar 13 blog di Rajabacklink jelas akan tenggelam di ribuan blog yang ada.

Selama ini blogger tidak bisa mengganti harga sesuka hati. Harus melalui chat yang kalau beruntung akan direspon. Kalau tidak ya…seperti nasib blog saya tidak ada kabarnya apakah diterima atau tidak.

Saya tidak paham coding, mungkin ada kendala atau efek negatif pada performa server Rajabacklink jika semua blogger diperbolehkan edit harga sendiri. Entahlah, cuma dugaan saya saja.

Kuantitas Blog Kuncinya

Sebagai blogger kecil tentu berat untuk bersaing dengan blogger yang punya ratusan blog. Semakin banyak jaring yang ditebar maka semakin banyak ikan yang terjaring.

Saya tidak berani usul ke CEO Rajabacklink karena saat diumumkan fitur premium baru tersebut tidak ada yang komplain. Jangan-jangan cuma saya yang merasa keberatan.

Untuk bisa eksis blogger yang menjual backlink seperti ini harus mendapatkan order yang berkelanjutan. Advertiser hanya membayar sekali saja dan mereka mensyaratkan artikel tetap live sampai waktu yang tidak terbatas.

Bahkan saya pernah mendapatkan advertiser yang licik (menurut saya). Mereka meminta saya memasang 2 link dari 2 domain yang berbeda dalam 1 artikel. Seharusnya mereka order 2 artikel.

Prinsip kapitalisme: “Hasil maksimal dengan modal minimal”

Mereka bisa mendapatkan keuntungan dari ranking yang naik di Google. Sedangkan blogger harus membayar biaya server, internet setiap bulan dan domain setiap tahun tanpa kepastian apakah bulan depan bayaran atau tidak.

Kalau blog tiba-tiba down karena belum bayar tagihan server, pasti advertiser akan komplain. Padahal saat itu hak blogger belum didapat.

Kalau kamu blogger yang cuma punya 1 atau 2 blog, harus siap mental bergabung di Rajabacklink. Mungkin kalian dapat order 1 atau 2, tapi jika tidak sampai batas minimal pembayaran Rp 250.000 maka kamu tidak akan pernah dibayar.

Nah, kalau misalkan dapat order 2 bulan kemudian dan sudah mencapai batas Rp 250.000 baru kamu bisa dapat bayarannya. Kamu harus punya uang untuk bayar internet dan hosting selama belum dapat bayaran di Rajabacklink.

Eh, lagian siapa suruh blog jadi sumber penghasilan utama! Cari kerja sana! Orang lain tuh ngeblog buat sampingan, elu malah buat ngasih makan istri dan anak! Mertua lu aja kagak tau blog itu kerjaan apa 😀

from my alter ego / the other side of me

Sosiago

Bagi yang blognya sedikit mungkin cocok bergabung di Sosiago walaupun ordernya tidak seramai di Rajabacklink. Tidak ada minimal pembayaran di Sosiago jadi bisa dipastikan kamu akan mendapatkan bayaran di bulan depannya.

Pelajaran yang Bisa Diambil

  • Ternyata tawakkal saya terhadap Allah masih lemah. Sejak tulisan ini terbit, saya sadar. Sekuat dan segigih apapun kita berusaha, jika Allah menakdirkan rezeki ditahan maka akan terjadi.
  • Berhenti menyalahkan keadaan. Ya ini alasan kenapa saya tidak jadi menanyakan ke CEO Rajabacklink tentang fitur premium yang aneh ini 😀
  • Memperbaiki kualitas blog. Saya tahu diri, modal tidak cukup untuk bisa membuat ratusan blog. Kalau tidak bisa bersaing dengan kuantitas maka bersaing di kualitas.
  • Sudah saatnya diversifikasi sumber penghasilan. Selama ini penghasilan saya 100% dari online. Sejak bulan november kemarin saya beli mesin mie, niatnya mau bikin usaha kuliner mie ayam. Target saya tahun 2021 rasio penghasilan online sekitar 50% saja.
  • Di tulisan ini ternyata saya bisa menulis sampai 800 kata! Ajaib, soalnya selama ini saya selalu bayar penulis kalau mau bikin artikel. Jarang banget bisa nulis sepanjang ini.

2 Comments

  1. sepertinya, fitur premium yang dulu itu sengaja dihilangkan karena ada banyak blogger yang menyalahgunakan 😀
    aku sendiri sih ga pernah pake fitur premiumnya, beneran nunggu kalo ada job ya alhamdulillah, karena emang RajaBacklink sendiri tidak sebanyak Sosiago advertisernya

    tapi sempat aku lihat, advertiser bisa sort berdasarkan DA, pas awal2 daftar ga bisa 😀
    nah mungkin aku dapatnya dari sana yah, kebetulan DA blog ku ada beberapa yang gede

    • Tapi sangat membantu fitur premiumnya yang dulu hehe.
      Iya aku bilang kalau ga bisa sort DA, terus sorenya langsung diperbaiki 😀

Leave a comment

Your email address will not be published.


*