Yukusaha.id: Kenali Hama Dan Penyakit Saat Usaha Budidaya

Yukusaha.id: Kenali Hama Dan Penyakit Saat Usaha Budidaya - Budidaya Tanaman

Hama dan penyakit dalam bercocok tanam memang sudah menjadi perbincangan di kalangan para petani, selain karena efek yang diberikan serta karena pencegahannya yang lumayan sulut dan membutuhkan pengetahuan yang banyak.

Berikut saya bahas mengenai cara kenali hama dan penyakit saat usaha budidaya. Yang mungkin akan bermanfaat bagi anda yang membacanya.

Sekilas Tentang Kenali Hama Dan Penyakit Saat Usaha Budidaya

Sebelum saya sebutkan jenis-jenis hama, alangkah baiknya jika kita mengenal terlebih dahulu apa itu hama.

Jadi hama merupakan hewan yang merusak tanaman dan menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat bahkan sampai mati. Cara merusaknya pun ada yang secara langsung dan ada pula yang tidak langsung. Untuk gangguannya sendiri bisa terjadi dari mulai benih, pembibitan, pemanenan, hingga di Gudang penyimpanan.

Karena tanaman juga merupakan makhluk hidup, ada beberapa penyakit yang kerap kali menyerang tanaman, berikut beberapa penyakit yang biasa menyerang tanaman yaitu :

  • Infeksi rhizoctonia pada tanaman
  • Pembusukan akar pada tanaman
  • Pembengkakan akar pada tanaman
  • Karat atau bercak putih pada tanaman
  • Bercak hitam pada tanaman

Mungkin untuk penyakit tanaman ini untuk mengobatinya sangat susah, tapi untuk melakukan pencegahan bisa dengan memberikan nutrisi yang cukup / pupuk, memerikan pasokan air yang pas tidak kurang dan tidak lebih, serta pencahayaan yang di dapat.

Jenis-jenis Hama

Hama yang menyerang tanaman sangat banyak jenisnya berikut jenis-jenis hama secara umum.

  1. Wereng

wereng adalah salah satuhewan yang menyerang tumbuhan dengan menyebabkan daun serta batang dari tumbuhan berlubang, akibatserangandarihewanjenisiniakan menyebabkan daun menguning, kering bahkan sampai mati.

Untuk mengatasi hama wereng ini bisa menggunakan bahan kimiawi, seperti menyemprot dengan menggunakan insektisida. Saat melakukan penyemprotan dengan pestisida alangkah baiknya jika kita menggunakan pakaian Panjang, sarung tangan, penutup muka atau masker, topi, dan sepatu. Akan lebih baik jika menyemprot tidak melawan arah angin.

  1. Gangsir

gangsir merupakan binatang yang menyerang tanaman muda, contohnya seperti tanaman yang baru saja dipindahkan dari persemaian. Gigitan dari gangsir ini menyebabkan tanaman mati karena batangnya yang putus atau patah.

Gangsir biasa melajukan serangan pada malam hari, gangsir ini biasa membuat liang di dalam tanah, lubang yang dibuatnya bisa mencapai kedalaman 90 cm dengan ciri khas ada tumpukan tanah di atas permukaan.

Untuk pencegahan hama jenis ini bisa dilakukan dengan tidak menanam bibit muda, tunggu bibit lebih tua baru di tanam, dan untuk pengendaliannya bisa dengan menyiramkan larutan insektisida pada liang gangsir lalu tutup dengan tanah.

  1. Walang Sangit

Walang sangit merupakan hama tanaman padi, dalam sekali bertelur serangga betina ini bisa menghasilkan 100-200 butir telur. Biasanya telur tersebut itu diletakan di atas daun padi, telur yang menetas menjadi nimfa berwarna hijau dan perlahan menjadi berwarna coklat.

Nimfa dan imago ini menyerang buah padi yang mulai berisi / matang susu, dengan cara menghisap cairan buah padi sehingga dalamnya kosong atau tidak berisi.

  1. Lalat Buah

Lalat buah ini biasa menyerang tanaman pada musim hujan, lalat betina biasanya menusuk buah dengan alat peletak telur yang berfungsi untuk memasuk kan telur yang dihasilkan ke dalam buah, telur yang dimasuk kan akan menetas dan jadi belatung di dalam buah yang merusak buah sehingga mengakibatkan buah busuk.

Untuk pengendalian lalat buah ini bisa dengan melakukan penyemprotan insektisida secara berseling-seling, alangkah lebih baik penyemprotan dilakukan di pagi hari ketika masih ada embun.

  1. Tikus

tikus merupakan musuh terbesar para petani, dikarenakan serangan-serangannya yang begitu merugikan para petani, penyerangan yang dilakukan mulai dari merusak tanaman, sampai memakan tanaman biji-bijian, umbi-umbin dan buah.

Dan hal yang disayangkan untuk hama jenis ini sulit dikendalikan, dikarenakan tikus memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, selain itu kemampuan berkembang biaknya juga tinggi

Sekian informasi mengenai kenali hama dan penyakit saat usaha budidaya semoga bermanfaat serta memberi efek positif terhadap pembaca

Leave a comment

Your email address will not be published.


*