Inilah Penampilan Terbaik Proyek Moncler Genius Collection Bersama Kei Ninomiya

Moncler telah berdiri sejak tahun 1952 di Monestier-de-Clermont, Grenoble, Perancis. Saat ini Moncler bertempat di Italia. Selama bertahun-tahun label yang memproduksi pakaian khusus untuk udara dingin ini konsisten dalam menggabungkan gaya dan teknologi, dengan memanfaatkan pengetahuan ahli mode dunia.

Pada umumnya memang jaket digunakan sebagai pakaian tambahan dikala cuaca dingin datang. Selain karena ketebalan dan bahan pada jaket, ternyata jaket semakin dilirik para fashionista menjadi salah satu pakaian yang wajib ada di lemari agar menunjang tampilan modis di setiap kesempatan. Jaket memiliki banyak variasi dan mode. Tak sedikit pula, perusahaan branded acap kali meluncurkan jaket dengan model terbaru setiap harinya.

Koleksi Moncler Genius yang paling ditunggu-tunggu sudah datang pada bulan Juli 2018. Dan koleksi kali ini adalah koleksi bersama alumni Comme des Garçons, Kei Ninomiya dan brand Noir-nya.

Moncler pertama kali mengungkapkan tentang proyek Moncler Genius pada bulan Februari, dan bulan lalu mengeluarkan koleksi pertama dengan Hiroshi Fujiwara, Fragment Design. Mengikuti sebagai bagian dari jadwal rilis bulanan Moncler, interpretasi eksperimental Ninomiya tentang konsep Moncler Genius akan ada di pasaran mulai 25 Juli.
Pendekatan Ninomiya melibatkan pola geometrik yang sangat rumit yang dibuat dari sudut pandang fungsional dan estetika tinggi. Menggunakan bahan nilon dan kulit, sang perancang mengumpulkan modul individu yang ketika dikombinasikan mendorong batas-batas penutup melalui manipulasi kain yang sangat telaten. Siluet yang dihasilkan adalah punk-like yet romantic look dengan bentuk feminin yang terdiri dari round skirts, stoles, cropped jackets, long coats, and boots.

Untuk menambah kejutan pada setiap tampilan pakaian, Ninomiya telah menggunakan berbagai macam teknik seperti intarsia, quilting, stitching, appliqué, dan ruffling untuk menciptakan sebuah dekoratif dan gerakan geometris di seluruh permukaan pakaian. Efek keseluruhan pada koleksinya adalah kesan dark romanticism, diperkuat oleh warna hitam yang mengkilap dan futuristik yang digunakan di seluruh koleksi.

Kei Ninomiya mengatakan, “Moncler Genius adalah tantangan sebuah inovasi, dan adalah proyek progresif dalam segala hal. Ini memberi saya kesempatan untuk mengembangkan teknik-teknik baru. Perkembangan selalu berasal dari cara segala sesuatu dibuat.”

Sedikit informasi mengenai proyek Moncler Genius, Moncler Genius adalah gabungan besar dari sebuah pola pikir yang luar biasa, yang mencakup delapan koleksi dan disatukan oleh sebuah keinginan untuk berinovasi dan melahirkan sesuatu yang baru. Proyek ini juga bertugas untuk menghidupkan berbagai aspek identitas dari Moncler. Para tokoh kreatif yang berbakat telah melangkah maju untuk menghadirkan visi serta interpretasi unik dari DNA brand itu sendiri. Chairman dan CEO dari Moncler mengatakan bahwa dari pihak brand sudah memilih desainer yang sangat berbeda satu sama lain. Karena Moncler selalu bertukar pikiran dengan generasi yang berbeda.

Koleksi Moncler Genius Kei Ninomiya Fall Winter 2018/2019 sudah tersedia mulai tanggal 25 Juli 2018 di semua butik Moncler, koleksi tersedia untuk waktu yang terbatas. Selain dijual pada offline store Moncler, Moncler juga menjual koleksi ini secara online di beberapa online store yang sudah bekerja sama dengan perusahaan tersebut. Moncler dan Kei Ninomiya kemarin sudah menjadi tuan rumah untuk sebuah acara peluncuran pasar terbaru bernama Dover Street Market Tokyo Ginza di Jepang dari tanggal 24 Juli hingga 30 Juli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *