Jual Beli Tanah Warisan yang Harus Diperhatikan dengan Baik

Jual Beli Tanah Warisan yang Harus Diperhatikan dengan Baik - Jual Beli Tanah

Saat melihat tanah dijual yang memiliki status sebagai tanah warisan, ternyata kita tidak bisa melakukan kegiatan jual beli dengan mudah. Sebenarnya, jual beli tanah warisan hampir mirip dengan jual beli tanah pada umumnya, perbedaannya adalah terdapat pajak yang dibebankan pada penjual tanah ketika proses jual beli.

Ketika melakukan kegiatan jual beli biasa, orang yang namanya berada di dalam sertifikat tanah harus hadir untuk melakukan penandatanganan akta jual beli. Namun, jika tanah warisan, penjual merupakan ahli waris dari orang yang telah meninggal, oleh sebab itu akan ada kewajiban untuk melakukan pembayaran pajak waris.

Si ahli waris nantinya akan dibuktikan dengan SKW atau Surat Keterangan Waris. Bagi WNI asli, SKW dibuat dengan ditandatangani dua orang saksi serta disahkan lurah dan dikuatkan oleh camat. Sedangkan untuk WNI yang berasal dari keturunan Eropa dan Tionghoa, dibuat dengan menggunakan akta notaris untuk WNI keturunan asing.

Tips Melakukan Pembelian Tanah Warisan

Bila Anda melihat plakat tanah dijual, dan ingin melakukan pembelian, Anda harus berhati-hati bila memiliki niat untuk membeli tanah warisan. Anda bisa menelusuri tanah tersebut terlebih dulu, lebih-lebih untuk masalah legalitas. Anda juga harus memastikan siapa ahli waris dari tanah. Penjual tanah bisa saja hanya diberi kuasa oleh ahli waris.

Berikut beberapa tips agar semakin yakin untuk melakukan pembelian tanah warisan, antara lain:

  1. Terdapat surat kuasa yang dibuat secara khusus untuk penjual maupun pihak selain ahli waris. Surat kuasa harus secara tertulis dan dapat ditelusuri. Bila sang penjual hanya mempunyai surat kuasa umum, ini berarti surat kuasa tersebut hanya memiliki fungsi sebagai kepengurusan, bukan dalam penjualan.
  2. Bila kuasa yang diberikan penjual tak tertulis serta hanya diucap lisan, Anda tidak dapat melakukan transaksi jual beli. Sehingga, agar semakin aman, Anda bisa membuat surat kuasa baru di depan notaris, nantinya di sana juga terdapat identitas notaris mulai dari tandatangan hingga stempel. Pastikan surat kuasa diketahui serta disahkan oleh perangkat desa setempat.
  3. Bila ahli waris atas tanah tersebut lebih dari satu orang, mereka harus ikut terlibat serta tertera nama dan tanda tangannya. Cari informasi dari pihak warga, RW atau RT setempat. Anda tidak perlu sungkan pada si penjual, karena hal ini sudah menjadi prosedur.

Banyak tanah dijual di Jakarta Selatan, Timur, Utara atau pun Pusat. Semua tempat boleh Anda lirik untuk dibeli. Namun pastikan Anda sabar mengikuti langkah demi langkah penjualan tanah tersebut, karena melakukan penjualan tanah sudah tentu memerlukan kesabaran yang tidak sebentar, apalagi jika banyak ahli waris dari tanah tersebut. Pastikan transaksi yang Anda lakukan legal di mata hukum.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*