Lebih Praktis dengan Mouse Wireless

Teknologi semakin canggih, saya masih ingat dulu waktu kecil mouse masih menggunakan bola untuk input pergerakannya. Bola itu bisa dikeluarkan dari dalam mouse, terkadang kalau sudah terlalu lama digunakan apalagi di tempat berdebu akan banyak kotoran menumpuk di bola dan komponen internalnya. Efeknya pergerakan mouse jadi tidak halus dan tersendat. Saya yakin sekarang tidak ada toko komputer yang menjual mouse seperti itu, lagipula kalaupun ada yang jual siapa juga yang mau beli 😀

Mouse-Bola

Di rental komputer yang ada permainan seperti Counter-Strike, unit komputer yang masih pakai mouse bola seperti ini pasti dihindari karena kurang responsive dan tingkat akurasinya rendah. Padahal untuk permainan FPS (First Person Shooter) seperti CS harus memiliki kecepatan dan akurasi. Jadinya terkadang saya dan teman-teman rebutan komputer yang sudah menggunakan mouse optic. Kelebihan mouse optic adalah tidak ada bagian bergerak di dalam mousenya, input pergerakannya menggunakan sensor optik sehingga tidak terpengaruh debu atau kotoran asalkan permukaannya rata dan bukan kaca.

Selain itu bobot mouse optic yang ringan semakin menambah akurasi dan kecepatan reaksi. Apalagi game seperti Counter Strike membutuhkan reaksi yang cepat dan akurat. Terkadang salah geser sedikit saja langsung headshot. Itulah kenapa dulu komputer yang pakai mouse optic pasti jadi rebutan di rental komputer, kalau yang kalah cepat dan kurang beruntung ya pasti dapatnya komputer yang masih pakai mouse bola.

Sekarang muncul mouse wireless, masih sama seperti mouse optic hanya saja “tikus” yang satu ini tidak punya ekor, berbeda dengan nenek moyang mereka yang mempunyai ekor panjang mungkin ada yang sampai 1 meter. Mouse masa kini mempunyai kelebihan berupa sensor optik dan wireless receiver, sehingga menggunakan mouse seperti ini tempat kerja akan kelihatan rapi karena tidak ada kabel yang mengganggu. Apalagi bentuk mouse wireless ada juga yang mini, tapi kalau saya pribadi lebih suka yang ukuran biasa.

Mouse-Wireless

Jika mouse generasi sebelumnya menggunakan port khusus mouse (kalah tidak salah warnanya hijau), generasi setelah mouse bola seperti mouse optic mulai menggunakan port USB, mouse wireless juga menggunakan port USB sebagai penerima sinyal yang dikirimkan dari mouse. Bobot mouse wireless bisa dibilang lebih berat dari mouse optic biasa karena adanya baterai. Tapi tidak seberapa berat sih. Ternyata “tikus-tikus” ini berevolusi dari masa ke masa ya :mrgreen:

2 Comments

  1. kalo aku sih lebih suka trackpad 😀
    ga ribet nyolok2

    • kalo untuk gaming ga cocok pake trackpad, kecuali main plant vs zombie hee 😀

Leave a comment

Your email address will not be published.


*