Mencari Tahu Penyebab Bounce Rate, Strategi dari Conversion Rate Optimization

Conversion-Rate-Optimizatio

Sebagai pemilik website untuk bisnis, tentunya Anda sangat menginginkan adanya konversi ketika ada pengunjung. Semakin tinggi tingkat konversi, maka semakin banyak pula keuntungan yang bisa didapatkan. Namun dalam perjalanannya, ada banyak kendala yang muncul, salah satunya adalah tingginya bounce rate dan juga exit rate. Kalau pengunjung tidak betah mengunjungi website Anda, bagaimana berharap mereka bisa terkonversi? Anda membutuhkan Conversion Rate Optimization.

CRO berarti mengoptimasi strategi Anda untuk bisa menambah tingkat konversi. Untuk bisa melakukannya, Anda harus tahu data-data akurat, seperti masalah tingkat bounce rate dan exit rate misalnya. Begitu tahu penyebabnya, barulah optimasi bisa dilakukan. Pengertian bounce rate dan exit rate ini sendiri adalah:

Bounce rate, presentase orang yang hanya membaca satu halaman, lalu langsung keluar dari website atau menutupnya.
Exit rate, presentase berapa banyak orang yang keluar dari website setelah melihat-lihat website, kalau ada halaman tertentu yang menjadi poin pemicu pengunjung keluar, Anda harus melakukan sesuatu.

Peningkatan bounce rate dan exit rate adalah salah satu strategi CRO. Seperti yang sudah dikatakan di atas, cari tahu penyebabnya. Inilah yang biasanya jadi biang keladi:

  1. Tampilan website tidak menarik
    Pengunjung melihat website Anda, dan merasa bahwa website terlalu berantakan, tidak profesional, dan terlalu banyak clutter.
  2. Susah dinavigasi
    Hal yang banyak diabaikan oleh para pemilik website. Jangan sampai Anda membuat bingung pengunjung karena kurangnya informasi, layout yang tidak jelas, atau banyaknya error.
  3. Bukan pengunjung yang tepat
    Kadang, masalah bukan pada Anda, tetapi pada user sendiri, di mana mereka memang bukan target Anda.
  4. Tidak ada Call to Action
    Pengunjung sebenarnya hampir terkonversi, tetapi karena tidak ada kejelasan apa dan bagaimana yang harus mereka lakukan, mereka akhirnya pergi.

4 hal di atas terlihat sepele, namun sebenarnya sangat penting jika Anda melakukan conversion rate optimization. Seperti implikasi dari namanya, optimasi konversi adalah memperbaiki dan meng-improve segala aspek dalam bisnis online Anda, dan dalam hal ini, website memegang peranan utama. Periksalah 4 elemen di atas tersebut, dan lihatlah apakah Anda bisa memperbaikinya.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*