Museum Angkut, Wisata Sejarah Edukatif di Batu

Posted on

Museum Angkut Malang

Apakah Anda baru pertama kali mendengar Museum Angkut? Wisata sejarah ini memang tidak sepopuler berbagai museum yang berada di Jakarta, karena baru dibuka beberapa tahun lalu. Namun, bagi Anda yang memiliki hobi dengan hal-hal yang berbau otomotif, Anda harus datang ke wisata ini.

Berbagai Alat Transportasi Tersaji

Di sini, kita dapat melihat berbagai macam alat transportasi yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Seluruh koleksi yang dipajang pun beragam, mulai dari tradisional, hingga yang sudah modern. Jenisnya, mulai dari angkatan darat, udara, hingga laut. Sudah membayangkan seperti apa Museum Angkut ini?

Lokasi dan Rute Jalan Menuju Wisata

Museum ini berlokasi di Jl Terusan Sultan Agung 2, Batu, Malang, Jawa Timur. Jika Anda memulai perjalanan dari Surabaya, Anda dapat mengambil rute ke Tol Dupak, setelah itu Tol Kejapanan, melewati Purwodadi, dan langsung ke museum. Jarak dari Surabaya ke lokasi wisata ditempuh dalam waktu 2,5 jam. Namun, bila sedang macet seperti saat akhir pekan, atau di musim liburan, Anda harus menempuh waktu selama 4 jam.

Sebenarnya, untuk menuju ke museum ini bukan hanya dengan menggunakan kendaraan pribadi, jika Anda kebetulan berasal dari luar daerah, Anda bisa menggunakan kendaraan umum dengan rute dari stasiun Malang, menuju terminal Landung Sari, setelah itu berganti bus jurusan Jombang dan langsung turun di museum.

Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk

Museum Angkut buka dari pukul 12 siang hingga jam 8 malam, sehingga pastikan Anda tidak mengunjungi tempat ini dari pagi-pagi buta. Untuk harga tiket masuk, di banderol dengan harga Rp 60 ribuan untuk hari Senin hingga Kamis, dan pada hari Jumat hingga Minggu di banderol dengan harga Rp 90 ribuan.

Selain museum ini, Anda bisa langsung mengunjungi D’Topeng Kingdom. Untuk harga tiket masuk terusan di hari biasa hanya Rp 70 ribuan per orang sedangkan di akhir pekan Rp 90 ribuan per orang. Bila Anda membawa kamera digital, DSLR atau kamera sejenis lainnya, Anda harus membayar biaya sebesar Rp 30 ribuan per kamera.

Koleksi Museum

Memiliki luas 3,7 hektar, tempat ini adalah museum transportasi yang paling lengkap di Asia. Jika Anda memiliki hobi di bidang otomotif, pasti tidak akan kecewa mengunjungi tempat ini. Di sini, kita bisa memperoleh informasi yang sangat lengkap mengenai jenis alat transportasi yang mungkin jarang di dengar atau malah belum pernah di dengar. Koleksi museum sangat lengkap seperti dokar, pedati, perahu, onthel, becak.

Ada pula kapal laut dan kapal terbang. Koleksi yang disediakan di sini mulai dari replika, modifikasi hingga original. Bahkan, Anda dapat melihat transportasi mini dan foto-foto tentang alat transportasi. Setelah memasuki gerbang area museum, Anda akan disambut dengan sebuah tulisan “Pasar Apung”, setelah itu Anda dapat melihat satu demi satu zona di museum.

Fasilitas dan Tips

Agar kegiatan wisata di Museum Angkut Anda menyenangkan, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan seperti mengisi perut terlebih dahulu, karena di sini Anda tidak diizinkan membawa makanan dari luar. Selain itu, gunakan baju hangat jika ingin mengunjungi museum saat sore hari, karena udara di Batu begitu dingin di jam tersebut.

Untuk masalah fasilitas, museum ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap seperti adanya ruang merokok, ruang menyusui untuk ibu dan anak, tempat beristirahat hingga toilet untuk penyandang dissabilitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *