Nikmatnya Tempe Mendoan dengan Secangkir Kopi Panas

colekcolek.com

Gambar: colekcolek.com

Tempe mendoan merupakan suatu masakan dengan bahan dasar tempe tipis, yang kemudian digoreng dengan balutan tepung beras dan sedikit tepung terigu yang dicampur beberapa irisan daun bawang, 2 siung bawang putih, 1 siung bawang merah, 1 sdt ketumbar, 1/2 sdt merica butiran dan 2 sdt garam. Dengan bahan-bahan tersebut terciptalah tempe mendoan yang menjadi ciri khas dari masyarakat Banyumas. Atau kalau tidak mau repot anda bisa menggunakan tepung mendoan instan yang sudah diracik.

Kuliner ini sangat cocok dan nikmat jika disandingi dengan kopi atau teh hangat. Dan akan lebih nikmat lagi jika mendoan yang masih hangat dimakan bersama sambel kecap atau cabe rawit di dataran tinggi yang sejuk bersama keluarga, sahabat ataupun pasangan.

Sebagai salah satu makanan tradisional wilayah Banyumas, tempe tipis yang digunakan dalam pembuatan mendoan ialah sejenis tempe yang dibungkus dengan daun pisang ataupun plastik bening yang lebar dan juga tipis. Biasanya, tempe mentah yang digunakan untuk membuat mendoan dijual secara satuan dalam keadaan siap dibalur, bukan tempe seperti yang pada umumnya, di mana harus dipotong-potong terlebih dahulu. Memang, menggunakan tempe biasa juga bisa namun akan terasa kurang nikmat jika dibandingkan dengan empe mendoan asli Banyumas.

Sekedar pengetahuan, makanan ini menurut beberapa sumber berasal dari bahasa Banyumasan. Kata mendoan berasal dari kata “mendo” yang artinya lembek atau setengah matang. Dengan demikian, mendoan artinya masakan yang tidak matang dengan benar atau masih mentah karena memasaknya menggunakan minyak panas yang sangat banyak dan cepat. Meskipun dimasak tidak sampai kering, tempe mendoan ini memiliki rasa yang gurih dan lezat sehingga banyak pula masyarakat Indonesia yang mulai tertarik dengan makanan khas yang satu ini. 

Selain itu, tempe mendoan ini seringnya dijual pada warung-warung tradisional yang berada di sekitar wilayah karisidenan Banyumas, seperti Purbalingga, Cilacap, Purwokerto, Kebumen dan daerah sekitarnya. Untuk para wisatawan ataupun pelancong yang ingin membeli oleh-oleh tempe mendoan, bisa datang ke daerah Sawangan, Purwokerto, di mana wilayah tersebut merupakan tempat pusatnya jajanan atau oleh-oleh khas Banyumas.

Memang, jika membandingkan tempe mendoan khas Purwokerto dengan yang beberapa wilayah kota di Jawa Tengah yang lain akan sangat terasa bedanya. Mendoan khas purwokerto biasanya lebih terasa basah karena minyaknya. Namun, hal inilah yang membuat makanan khas ini dicari banyak pelancong yang singgah di Jawa Tengah. Bagaimana? Apakah anda termasuk salah satu orang yang menggemari mendoan?

8 Comments

  1. Duh tempe mendoan emang enak banget min kalo di makan pas pagi-pagi, tapi belum perah nyoba yang tempet sama kopi doang, emang enak ya min?
    terus sayangnya tempe ini cuma kebanyakan sama minya, itu bagaimana ya cara ngatasinya biar minyak tidak banyak. tks 🙂

    • iya enak mas, kopi bisa, teh juga bisa hehe
      kata orang sini mendoan ya memang kyk gitu..berminyak 😀

  2. min. tempe nya kan di bungkus sama daun pisang ya. kra2 sma ngga ya sma tempe khas Magetan?

  3. Saya juga dulu pernah makan tempe mendoan sewaktu kerja di daerah bekasi.. udara di sana sangat panas,, jadi saya semakin nikmati mendoan pertama saya di sana.. Paling enak sih kalau saya pribadi makan mendoan ditambah es krim sebagai pendampingnya.. jadi enak dan pas.. gurih segar 😀

    sekarang, tempe mendoan menjadi salah satu makanan favorti saya, enak rasanya 😀

  4. Walaupun namanya mendoan yaa.. tapi aku paling suka mendoan kriuk di warung di curug bayan. Kriuk2 dan enaaak. hihihihi

  5. Mantap … apalagi pake sambel kecap

Leave a comment

Your email address will not be published.


*