Penyebab Kebas Adalah Neuropati, Begini Cara Mengatasinya

Posted on

Ilustrasi Rasa Kebas Pergelangan Tangan

Salah satu keadaan yang sering terjadi saat kita melakukan aktivitas tertentu adalah merasa kesemutan, kebas, atau baal. Kebas adalah rasa kaku yang terasa pada anggota badan yang terjadi akibat melakukan aktivitas yang terlalu lama dan berulang. Orang-orang bekerja sebagai karyawan kantor biasanya sering mengalami kebas pada tangan mereka. Hal ini terjadi karena orang kantoran bekerja dengan berkutat pada keyboard komputer. Rasa kebas yang muncul saat bekerja tentu sedikit mengganggu. Kebas yang tidak hilang-hilang dapat menghambat seseorang dalam menyelesaikan pekerjaannya. Apalagi, jika pekerjaan tersebut harus segera diselesaikan untuk mengejar deadline. Tubuh manusia memiliki jaringan saraf yang sangat rumit. Setiap saraf tersebut menjalankan tugasnya sesuai dengan fungsinya masing-masing. Salah satu saraf yang terdapat dalam tubuh kita adalah saraf pengatur indera perasa. Apabila saraf tersebut terkena gangguan sedikit saja, maka hal ini akan memunculkan masalah yang menjadikan tangan menjadi kebas.

Kebas dapat terjadi karena beberapa faktor yang melatarbelakanginya. Berikut ini kami sajikan beberapa penyebab terjadinya kebas :

1. Salah Postur
Penyebab yang pertama ini merupakan yang paling banyak terjadi saat ada kasus kebas, yaitu postur yang salah. Postur yang salah ini dapat terjadi karena beberapa aktivitas yang terlihat sepele. Mulai dari berdiri atau duduk dengan tumpuan satu kaki tertentu, di mana tumpuan tersebut lebih berat dari yang lain. kemudian saat kita tidur dengan tumpuan salah satu tangan di mana tumpuan tersebut lebih berat dari tangan yang lain. Hal ini menimbulkan tekanan yang lebih besar terhadap tumpuan tersebut baik pada kaki maupun tangan.

2. Menderita Diabetes
Diabetes dapat menjadi salah satu penyebab mati rasa pada anggota badan tertentu. Diabetes merusak pembuluh darah sehingga dapat mempengaruhi sirkulasi darah yang berperan dalam pengiriman rangsangan menuju ke tangan dan telapak kaki. Kondisi inilah yang membuat tangan dan kaki tidak bisa merasakan saat tersentuh sesuatu dengan suhu yang tinggi.

3. Kekurangan Vitamin B12
Tubuh kita membutuhkan asupan nutrisi yang cukup guna menjaga fungsi berbagai macam organ yang ada di dalam tubuh. Salah satunya adalah vitamin B12 yang berfungsi dalam membentuk selubung mielin. Selubung ini berperan melindungi jalur utama rangsangan pada saraf. Apabila kita kekurangan asupan vitamin B12, hal ini tentu akan menghambat proses pembentukan selubung tersebut. Sehingga, proses pengiriman rangsangan pada saraf pun juga akan ikut terhambat.

4. Multiple Sclerosis
Selubung meilin juga dapat mengalami kerusakan apabila kita terkena multiple sclerosis. Selain itu, seseorang yang terserang multiple sclerosis juga akan mengalami hambatan pada pengiriman sinyal rasa dari dan menuju saraf.

5. Carpal Tunnel Syndrome
Saat kita melakukan suatu aktivitas tertentu secara berulang, hal ini akan menyebabkan tekanan terus menerus pada pergelangan tangan. Seseorang yang terserang carpal tunnel syndrome akan mendapat tekanan yang berlebihan pada jari dan pergelangan tangan. Hal inilah yang menimbulkan adanya mati rasa.

Kebas adalah satu keadaan yang lazim terjadi karena posisi duduk yang salah. Kebas jenis ini akan cepat menghilang begitu saja saat kita mengubah posisi duduk. Sedangkan kebas yang terjadi pada penderita penyakit ginjal atau diabetes biasanya mengalami kebas karena disebabkan oleh neuropati. Hal ini terjadi karena orang tersebut memiliki ketersediaan vitamin B yang sedikit. Padahal, vitamin B ini sangat berguna dalam menjaga kesehatan saraf. Untuk itu, kita harus menciptakan gaya hidup yang sehat. Orang-orang yang kekurangan vitamin B biasanya terjadi karena kurang makan daging, kacang-kacangan, dan suka mengonsumsi alkohol.

Salah satu cara untuk mengatasi kebas adalah dengan meminum Neurobion. Neurobion adalah suplemen vitamin neurotropik yang memiliki kandungan vitamin B kompleks dengan dosis yang tinggi. Vitamin B yang termasuk mulai dari B1, B6, dan B12. Ketiga vitamin tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk metabolisme tubuh dan sistem saraf perifer serta pusat. Seperti yang sudah dibahas di atas bahwa kebas juga dapat terjadi karena adanya gangguan saraf pada tubuh. Untuk itu, kami sangat menyarankan untuk mengonsumsi Neurobion saat mengalami kebas. Neurobion ini merupakan vitamin yang bisa mengatasi gangguan saraf dan lainnya yang berhubungan dengan gangguan fungsi metabolik, yang dipengaruhi oleh kekurangan vitamin B kompleks. Beberapa gangguan yang dimaksud bisa berupa mulai dari polineuropati diabetes, neuritis perifer alkoholik dan neuropati pasca influenzal. Selain itu, Neurobion ini juga dianjurkan untuk mengobati neuritis dan neuralgia saraf tulang belakang, terutama lemah otot wajah, nyeri punggung bawah, sindrom serviks, dan nyeri dari bokong hingga kaki (iskialgia). Untuk dosis penggunaannya, Neurobion dapat diminum sekali sehari, atau jarak saat akan meminumnya lagi adalah 12 jam. Namun, neurobion ini tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak karena mengandung vitamin B kompleks yang terlalu tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *