[Review] Pindah ke Cloudways – Solusi Hemat dan Mudah Pakai VPS

Sebagai bloger yang punya banyak blog, saya membutuhkan hosting tangguh yang bisa menyimpan semua data dengan aman. Tidak cuma aman tetapi juga minim masalah dan cepat diakses.

Sebelumnya saya menggunakan VPS dari Linode dan ServerPilot sebagai panelnya. Melalui kombinasi itu saya bisa mengelola VPS tanpa ribet harus masuk ke command line. Kalau saya bilang malah lebih mudah daripada cPanel.

Kekurangannya adalah harganya jadi mahal. Saya harus bayar secara terpisah tagihan VPS dari Linode dan panel dari ServerPilot. Kalau keduanya ditotal berarti saya menghabiskan $20 per bulan. Ketika kurs rupiah melemah, saya pernah membayar hampir Rp 300.000 per bulan!

Setelah pencarian yang lumayan lama akhirnya sama memantapkan pilihan ke Cloudways. Layanan Cloudways ini unik, saya belum pernah lihat sebelumnya. Di satu sisi mirip Serverpilot, tapi kita dibatasi pilihannya hanya untuk 5 provider: DigitalOcean, Vultr, Linode, AWS, Google Cloud.

Paket termurah adalah DigitalOcean, $10/bulan dengan spesifikasi RAM 1 GB, CPU 1 Core, Storage 25 GB dan Bandwith 1 TB. Spesifikasi seperti ini cukup untuk menampung 11 website yang saya kelola dengan kondisi tidak terlalu ramai dikunjungi.

Biaya $10 itu sudah all-in, termasuk biaya server DigitalOcean dan tidak perlu punya akun disana. Kalau langsung membeli di DigitalOcean dengan spesifikasi di atas harganya cuma $5, jadi $5 itu bisa dipastikan jasa layanan Cloudways.

Kemudahan Install Aplikasi

Di Cloudways ada fitur untuk install aplikasi ternama seperti WordPress, Drupal, Joomla dan Magento. Jadi kalau kalian sebelumnya pengguna cPanel jangan khawatir, karena fitur seperti Softaculous ada di Cloudways.

SSL Gratis

Fitur ini rasanya wajib ada, bahkan shared hosting sekalipun. Di Cloudways tersedia fitur SSL dari Let’s Encrypt dan prosesnya sangat mudah. Cukup masukkan nama domain dan tunggu sampai SSL aktif. Tidak perlu berurusan dengan command line dan jangan lupa aktifkan Auto Renewal supaya SSL-nya tetap aktif.

Akses ke Database

Sebelumnya saya terbiasa menggunakan phpMyAdmin yang secara default ada di cPanel. Nah di Cloudways ini ada database manager tapi entah kenapa saya tidak bisa mengaksesnya. Solusinya adalah menginstall sendiri adminer, mudah kok tinggal upload saja filenya melalui SFTP.

Akses File Manager

Cloudways tidak memiliki File Manager seperti cPanel dan memang menurut saya tidak perlu. Kita bisa menggunakan program SFTP seperti WinSCP atau Filezilla di Windows. Sedangkan pengguna macOS bisa menggunakan Cyberduck. Akses SSH dan SFTP yang diberikan secara default bisa mengakses semua aplikasi, tapi bisa dibuat akses per aplikasi jika mau.

Kesimpulan

Layanan ini cocok untuk siapa saja yang ingin menggunakan VPS dengan mudah. Kalau kalian suka tantangan atau mahir menggunakan command line, maka Cloudways terasa membosankan, kamu cocok dengan unmanaged vps. Perlu sedikit adaptasi ketika menggunakannya pertama kali, tetapi bagi saya jauh lebih mudah daripada cPanel.

Cloudways

4 Comments

  1. kapan2 direview juga ko tampilan cPanel-like nya CloudWays
    aku masih pake install2 sendiri, tapi ya gitu, belum sempat oprek2 lagi 🙁

  2. Klo ga salah di cloudways itu kita dapat CDN ya mas? Dengan adanya fitur CDN apakah kita harus pakai cloudflare lagi?

Leave a comment

Your email address will not be published.


*