Review Mesin Pembuat Mie Otomatis ReNoodle RN-77

Tetangga saya seorang pengrajin mie. Suatu ketika atas takdir Allah, anaknya yang belanja bahan-bahan mie keceplosan atau memang lugu, mengatakan, “Mah ini boraxnya.”

Waduh, selama ini saya sering mendengar ada mie yang diberi tambahan borax. Saya browsing ternyata borax itu bukan bahan food grade! Katanya borax itu supaya mie awet tidak cepat busuk. Baiklah, sejak saat itu saya tidak pernah beli mie lagi ke tetangga saya.

Sebagai penggemar mie ayam, saya jadi khawatir kalau mau makan mie ayam di luar sana. Niatnya beli mesin pembuat mie ini untuk konsumsi sendiri. Mesinnya ringan dan tidak terlalu besar, cocok lah untuk rumah mungil. Daya listriknya maksimal 300 watt. Tapi rasanya mubazir kalau cuma untuk konsumsi sendiri, jadi saya coba beranikan diri untuk memulai usaha mie ayam rumahan.

Pengalaman Menggunakan Mesin Pembuat Mie ReNoodle RN-77

Isi paket mesin pembuat mie otomatis ini lengkap. Ada timbangan, gelas ukur, pencetak pastel, 10 macam cetakan dan skraper. Oh iya ada buku yang berisi 50 resep, jadi ga akan bingung mau bikin apa.

Buku Resep ReNoodle

Buku Resep ReNoodle
Timbangan digital dengan kapasitas maksimal 5kg. Digunakan untuk menimbang tepung, telur dan air.
10 pilihan cetakan mie: mie halus, standar, besar, makaroni sampai kulit pastel.

Cetakan mie halus jarang dipakai karena teksturnya terlalu halus, tidak cocok untuk masakan mie ayam. Mie besar terlalu besar, jadi yang sering dipakai cetakan mie standar. Selain membuat mie ReNoodle juga bisa mencetak makaroni dan kulit pastel. Tapi percobaan terakhir membuat pangsit gagal, setelah digoreng malah rasanya seperti cistik, padahal mengikuti resep di bukunya. Mungkin mesin ini memang ditakdirkan untuk membuat mie atau bahannya yang kurang tepat.

Kapasitas ReNoodle RN-77

Cuma ada 4 pilihan berat terigu. Tombol manual itu khusus untuk mencetak kalau ada sisa adonan yang tersisa. Kapasitas ReNoodle RN-77 terbatas di 600 gram tepung.

Cara menggunakan mesin pembuat mie ini sangat mudah. Timbang terigu sesuai resep di buku, 1 butir telur dan air. Pertama, masukkan terigunya pasang penutup mesinnya. Kemudian tuang campuran air dan telur melalui lubang di atas penutup perlahan sampai habis sambil mesinnya mengaduk. Tidak sampai 5 menit keluar mienya dari lubang cetakan.

Ya namanya mesin, ada sisa adonan yang tidak bisa tercetak. Setelah diulang pun tidak mau jadi keluar, ya sudah buang saja hehe.

Proses Pembuatan Mie dan Hasil Mie ReNoodle RN-77

Tepung 450 gram jadi mie 577 gram.

Hasil mie ReNoodle tidak kalah menarik dengan mie yang dijual pengrajin mie. Pastinya lebih aman dan higienis, bahannya cuma tepung terigu, telor dan air tanpa pengawet apalagi pewarna. Setelah direbus selama sekitar 3 menit, rasa mienya juga enak ngga beda jauh kalau beli di luar sana. Dan pastinya lebih tenang saat makan karena bahannya jelas.

Percobaan pertama mengalami kegagalan karena saya terburu-buru tidak membaca buku manual secara teliti. Baru kemudian di percobaan kedua dan selanjutnya mie yang keluar sesuai dengan harapan.

Akhirnya saya bisa bikin mie ayam sendiri, bebas makan sepuasnya dan pastinya saya tahu persis bahan yang dipakai. Tanpa pewarna dan pengawet berbahaya seperti borax.

Hm..ternyata benar borax itu untuk pengawet, mie buatan mesin ReNoodle ini 1 hari saja mulai terlihat kusam dan besoknya langsung berjamur. Saya bandingkan dengan mie buatan tetangga saya yang pakai borax bisa bertahan sampai 5 hari!

Leave a comment

Your email address will not be published.


*