Selamat Tinggal WordPress

4 Nov 2021 - 16:55
Selamat Tinggal WordPress

Setelah sekian lama nul.is menggunakan WordPress sejak tahun 2012, akhirnya tahun 2021 saya memutuskan untuk menggunakan SSG (Static Site Generator) Hugo.

Keputusan yang sangat berat mengingat ada hampir 1.000 artikel di blog ini. Blog yang awalnya hanya iseng menulis tulisan ga jelas sampai akhirnya dipakai untuk jualan backlink.

Berat karena saya malas memikirkan bagaimana memindahkan artikel sebanyak itu ke Hugo. Setelah banyak pertimbangan akhirnya saya putuskan untuk pakai Hugo.

WordPress Terlalu Berlebihan

Tidak ada yang salah dengan WordPress. Sangat mudah digunakan untuk pemula, pilihan theme melimpah, aneka macam plugin untuk menyulap WordPress menjadi hampir apa saja.

Tapi nul.is ini cuma blog pribadi yang hampir tidak pernah saya isi tulisan saya sendiri. Isinya cuma untuk jualan backlink. Terus terang, saya memang cari uang dari jualan backlink hehe.

Udah gitu ga pernah nulis artikel sendiri, selalu bayar penulis. Jadinya makin males deh nulis sendiri tapi mulai hari ini saya bertekad untuk mengisi kembali blog ini dengan tulisan sendiri.

Pakai WordPress untuk blog seperti ini sangat berlebihan. Hampir tidak ada yang pernah komen di blog ini, siapa juga sih yang mau komen di artikel bayaran? Yang ada malah ribuan spam setiap kali saya login. Begitulah, blog WordPress selalu jadi sasaran empuk spammer.

Hemat Biaya Server

Selama ini saya pakai VPS dari Vultr seharga $6 per bulan. Lagi-lagi ini overkill hanya untuk blog beginian. Nah, karena Hugo ini statis alias tidak ada kode PHP maka tidak perlu VPS. Pakai shared hosting bisa sih atau hosting gratisan di Firebase atau Github Pages bisa banget.

NEO Object Storage Biznet Gio

Hosting yang saya pakai adalah NEO Object Storage dari Biznet Gio. Ini bukan promosi ya karena tidak ada link afiliasinya 😏

Hosting ini hanya untuk file static seperti gambar, video, html, css dan javascript. Jadi jangan harap bisa install WP atau website dengan PHP. Sangat cocok untuk blog yang pakai Static Site Generator seperti Hugo, Jekyll atau 11ty.

Saya order kapasitas 10 GB dan ternyata space sebesar itu overkill juga. Total 30 blog dan website yang saya kelola ternyata hanya memakan space kira-kira 800 MB.

Biayanya? Sangat murah! Cuma Rp11.000 per bulan (termasuk pajak 10%). Saya pilih yang Single Region Rp1.000/GB/bulan. Kalau Multi Region biayanya jadi Rp3.000/GB per bulan.

Skor PageSpeed dan Core Web Vitals

Skor Web Vitals

Tepat sebelum tagihan VPS bulan November keluar, saya berhasil memindahkan semua blog ke hosting baru. Ternyata sejak Nul.is pakai Hugo ada peningkatan skor di Google Search Console.

Terlihat di grafik, saat pakai WP URLs need improvement mencapai 527 URLS. Setelah migrasi ke Hugo dan pakai theme buatan sendiri yang sudah dioptimasi, sekarang jadi hijau semua Good URLs.

Sedangkan skor Google PageSpeed antara 90-100, maklum sih ini servernya di Indonesia jadi mungkin ada delay ketika diakses Google.

Masih Pakai WordPress

Saya mengelola 26 blog dan beberapa masih pakai WordPress jadi tidak meninggalkan WordPress 100%. Untuk blog lain saya masih malas migrasinya ke Hugo, jadi masih saya biarin pakai WordPress.

Berita buruknya, object storage tidak bisa dipakai WordPress, jadi solusinya WP saya install di komputer kemudian pakai plugin Simply Static. Nah hasil generate dari plugin itu diupload ke storage.

Dengan cara di atas, blog dengan 10-50 artikel build timenya masih wajar 2-5 menitan. Nah kalau nul.is ini ada 1.000 artikel lebih, entah berapa lama build timenya. Jadi terpaksa harus pakai Hugo, build timenya cepat banget, ga sampai 60 detik.

Kekurangan Static Site

Tidak ada fitur komentar seperti WordPress. Hugo ada template untuk Disqus tapi saya ga suka. Untungnya ada alternatif: Remarkbox. Sangat mudah digunakan. Sudah saya pasang di blog ini tapi tidak tahu apakah bisa kena spam juga seperti WP.

Tidak ada fitur search tapi bisa diakalin pakai Google Search. Jadi ketika user cari sesuatu hasilnya diarahkan ke Google. Malah ga pakai resource hosting sama sekali karena Google yang melakukan indexing dan pencarian.

Hmm..apalagi ya kayaknya udah cukup deh. Fitur komentar dan search form.

Eh ada lagi, migrasi dari WP ke Hugo sebenarnya masih banyak masalah. Ada banyak layout konten yang jadi berantakan, tapi males lah biarin aja :)

Komentar