Serunya Persaingan Bisnis Tiket Pesawat Online di Indonesia

Di zaman modern yang serba digital, kita tentu akan lebih mendapatkan banyak kemudahan dalam berbagai bidang. Hal-hal yang sebelumnya merepotkan dan memakan waktu, kini bisa dilakukan dengan cara yang lebih praktis dan cepat. Banyak contoh yang tentunya kita hadapi dan lihat sehari-hari, misalnya dalam memesan barang yang bisa dilakukan via internet, atau bahkan memesan tiket pesawat yang memang sedang menjadi trend dan berkembang pesat belakangan ini.

Sebelum era internet berkembang pesat, kita pastinya harus melakukan semua hal di dunia nyata. Namun saat ini bisa menjadi pilihan, karena masyarakat bisa bebas untuk menentukan pilihannya dalam menggunakan jasa/membeli produk atau bahkan sekedar mencari informasi saja. Contoh mudahnya, ketika kita ingin bepergian dengan pesawat, maka kita harus datang langsung ke agen tiket terdekat di kota tempat kita tinggal. Itu pun kalau lokasinya dekat dengan rumah, tapi gimana jika ketika sampai di agen tiket tersebut, maskapai penerbangan atau rute yang hendak kita tuju tidak tersedia ataupun kurang lengkap.

Nah, disinilah fungsi internet akan sangat berperan dalam kehidupan kita. Sebenarnya internet itu memiliki banyak manfaat, dan pastinya lebih banyak sisi positif daripada negatifnya. Banyaknya informasi yang tersedia diinternet akan membuka pikiran tiap orang dan lebih tertarik untuk menggunakannya, baik dari segi pengetahuan, hiburan, ataupun bisnis. Sebut saja lingkup bisnis, kita tahu banyak bisnis yang berkembang pesat melalui internet, salah satunya dalam penjualan tiket pesawat yang dilakukan oleh online travel agent. Satu atau dua tahu belakangan ini bisnis OTA nampaknya mulai berkembang dengan pesat, mulai tumbuhnya perusahaan yang menyediakan jasa pencarian tiket pesawat online merupakan salah satu indikasinya. Mereka pasti menyadari betul bahwa “demand” masyarakat Indonesia terhadap pencarian tiket pesawat terus meningkat tiap tahunnya. Oleh karena itu kita dapat temui jasa seperti, Traveloka, tiket2, Utiket, dsb.

Umumnya mereka menyediakan jasa pencarian tiket pesawat domestik ke berbagai daerah di Indonesia, contohnya seperti layanan penjualan tiket Air Asia di Traveloka. Dan hal ini tentu jadi memudahkan masyarakat dalam mencari, membandingkan dan memesan tiket pesawat via online. Walaupun memang sebenarnya kita bisa saja langsung membuka situs resmi maskapai penerbangan, tapi itu masih merepotkan karena kita harus berpindah-pindah ke situs maskapai lainnya untuk mencari rute dan harga tiket yang sesuai dengan budget. Jadi layanan “all in one” ini memang ditujukan untuk memudahkan konsumen dalam mencari tiket pesawat.

Serunya Persaingan Bisnis Tiket Pesawat Online di Indonesia - promoflight

Dari sini, dimulailah perang strategi antara OTA (online travel agent) untuk sebisa mungkin menarik minat pengguna internet dan meluaskan jangkauan pasar mereka. Saya tertarik untuk menelusuri lebih dalam antara Traveloka dan Utiket. Kedua website ini lumayan kuat “visibility” di search engine termasuk juga dalam menjangkau konsumennya. Dan ada keunikan satu sama lain di antara mereka, karena yang satu merupakan “pemain lama”, dan satu lagi “anak baru”. Yuk, kita coba telusuri satu per satu:

Design Website

Masing-masing owner, sepertinya memiliki visi yang berbeda satu sama lain. Untuk Utiket sepertinya lebih mempertahankan design klasik dan tidak terlalu banyak ornamen atau paduan grafik lainnya. Cukup bagus jika dilihat dari segi originalitas yang telah ditanamkan ke konsumennya. Bisa dilihat pada tampilan berikut ini:

Tampilan UTiket

Tampilan UTiket

Sedangkan “pemain baru” Traveloka ini konsepnya modern, dengan tampilan desain yang menarik dan penuh paduan warna adem. Dari sini saya berasumsi kalau Traveloka ini ingin membuat pengunjungnya betah dan nyaman. Jadi mereka sebisa mungkin membuat website yang tidak hanya menyediakan jasa yang baik tapi juga tempat yang “eye catching” dan nyaman bagi konsumen. Berikut tampilannya:

Tampilan Traveloka

Tampilan Traveloka

Layanan

Sebenarnya intinya sama, tapi mungkin caranya saja yang berbeda. Kedua website ini sama-sama menyediakan jasa pencarian dan pemesanan tiket pesawat online, contohnya Air Asia, Garuda, Mandala airlines, Lion air, Sriwijaya, Merpati, Citilink, dll. Default harga yang ditampilkan juga tetap mulai dari yang termurah lebih dahulu. Karena walau bagaimanapun harga murahlah yang dicari oleh konsumen Indonesia. Mungkin yang beda dalam cara pendekatan agen tiketnya yang dapat dilihat sepintas. Utiket selain pemesanannya dapat dilakukan melalui tiket resmi maskapai, dapat juga dilakukan via travel agen di daerah/kota kita. Cakupan kerjasama Utiket dengan pihak travel agen cukup luas dan hampir mencakup berbagai daerah di Indonesia.

Sedangkan platform yang digunakan Traveloka adalah full online system, dan tidak banyak menggaet travel agen lokal. Hanya ada Trinusa, Tiket2, Tiket dan layanan resmi dari maskapai itu sendiri untuk pembelian tiketnya. Semuanya dilakukan full online, tanpa perlu telepon atau SMS. Prosedurnya sederhana dan e-tiket akan langsung di kirimkan ke email segera setelah pembayaran dilakukan. Dari sini dapat disimpulkan bahwa Traveloka berusaha menyediakan jasa layanan yang cepat, mudah dan praktis, sehingga memudahkan konsumennya dalam memesan tiket pesawat.

Kompetisi

Nah, bagaimana dari segi kompetisi antara kedua penyedia jasa ini? Mari kita kupas garis besarnya ya. Jika dilihat dari perkembangan grafik Alexa Traveloka dan Utiket ini cukup bersaing dengan sengit. Berikut tampilannya:

Alexa Traveloka

Alexa Traveloka

Dari gambar grafik tersebut dapat kita lihat, kalau Utiket (warna merah) lebih dahulu memulai bisnisnya hingga memimpin dalam hal menjangkau konsumen di Indonesia. Tapi pada pertengahan 2012 Traveloka (warna biru) ini mulai muncul dan grafiknya terus melesat cepat hingga mendekati Utiket. Dari sini strategi dan kompetisi diantara mereka berdua nampaknya akan terus berlanjut dan semakin sengit dalam menarik dan menjangkau konsumen sebanyak-banyaknya.

Traffic Rank Traveloka UTicket

Traffic Rank Traveloka UTicket

Dari segi Traffic Rank (Alexa) sendiri, kedua website grafiknya memang terus meningkat. Tapi Traveloka ini sepertinya berusaha mengejar ketertinggalan, hingga saat ini bisa mulai mendekati rank Alexa Utiket. Kelihatannya sangat seru kompetisi diantara mereka berdua. Dan hal ini tentunya dikembalikan lagi ke masyarakat untuk menentukan pilihannya. Dua-duanya berusaha memberikan layanan yang terbaik, dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing, dengan gaya dan strategi yang berbeda, dan juga dengan cara pendekatan yang berbeda pula dalam menarik konsumennya. Semoga dengan adanya persaingan ini, mereka terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan membuat konsumen puas setiap saat. Terima kasih.

11 Comments

  1. wow, panjang amat artikelnya
    dibayar berapa penulisnya? hehe 😀

  2. Wah mantap gan analisis-nya!

    Selain Traveloka dan uticket ini, pemain lainnya ada ticket, ticket2, skyscanner, wego

  3. Mantab artikelnya gan, panjang, detail dan berbobot abis. Traveloka dan Utiket ini kalo dilihat emang sengit persaingannya. Di Google aja, ranking mereka saling balapan satu sama lain. Effort SEOnya pasti kuat juga untuk ngalahin kompetitornya. Thanks buat artikelnya gan, lumayan bisa buat pandangan ane nih hehe.

  4. sangat bermanfaat artikelnya untuk rujukan analisis

  5. ya begitu lah, persaingan dunia online semakin ketat 🙂

  6. Mantab analisa comparissonnya 🙂 dan semakin bertambahnya tahun semakin banyak pula pesaing di bisnis ini dari mulai ezytravel.co.id, Tiket.com dll

  7. buset, ampe dianalisa trafik nya kwkwkw

  8. iya donk, bikin artikel harus komplit 😀

  9. Mantap gan,.
    Untuk para travel agen kita jangan putus semangat untuk menjalankan usaha tiket pesawat. Masih banyak orang yang lebih memilih datang ke agen langsung. Kita tingkatkan layanan kita. Maksimalkan agar konsumen merasa puas dan itu akan jadi nilai plus buat agen kita. Tidak selalu yang besar menjadi pilihan. Agen saya alhamdulillah punya pelanggan tetap dan semakin bertambah. Semua usaha memiliki strategi bisnis masing-masing. Setiap sistem memiliki keunggulan dan kelemahan. Jangan batasi kemampuanmu. Tingkatkan pelayanan dan fokuslan untuk melayani konsumenmu dengan sebaik mungkin. Ini justru yang menjadikanmu kuat. Yang besar itu bisa kalah dengan yang kuat. Sekali lagi, JANGAN TAKUT UNTUK DIKALAHKAN. LAKUKAN YANG TERBAIK AGAR KAMU TAK MUDAH DIKALAHKAN.

  10. saya itu sampai bingung hlo bikin blog info harga tiket. sempat saya nulis info harga tiket pesawat sampai hampir 2000 kata, tapi akhirnya masih kalah sama pemain toko online yang menjual tiket pesawat. haduh berat sekali emang pesaingnya semakin banyak …

Leave a comment

Your email address will not be published.


*