Tips Meringankan Beban Suami

Zaman dahulu, biasanya wanita hanya dipersiapkan untuk menjadi ibu rumah tangga seutuhnya. Untuk mengurus semua hal di rumah, mulai dari nyapu, ngepel, nyuci piring, nyuci baju, mandiin anak, nyiapin makanan, dan lain-lain.

Tapi saat ini, pekerjaan ibu rumah tangga semakin kompleks. Tidak hanya melakukan hal-hal yang sudah disebutkan di atas, melainkan ibu rumah juga ikut membantu meringankan beban suami, terutama dalam hal mencari nafkah.

Jadi, nggak heran kalau ada banyak ibu rumah tangga yang juga ikut sibuk bekerja dari pagi hingga sore di luar rumah.
Jika wanita sibuk bekerja di luar, lalu bagaimana dengan tanggung jawabnya di rumah?

Kadang-kadang memang ini menimbulkan kontroversi dan dilema tersendiri. Akan tetapi banyak ibu rumah tangga yang bisa mengatur waktu, sehingga sukses bekerja sekaligus mengurus rumah tangganya termasuk juga sukses mendidik anak.

Teknologi

Sebagian besar pekerjaan rumah tangga saat ini semakin ringan karena bantuan teknologi. Misalnya, kalau dulu ibu rumah tangga mencuci secara manual yang enggak hanya memakan waktu berjam-jam tapi juga butuh tenaga super guede, dengan kehadiran mesin cuci semua itu bisa teratasi.

Selain mencuci pakaian, yang sering dianggap berat dan bikin malas adalah mencuci perabotan dapur. Akan tetapi, dengan adanya teknologi seperti mesin cuci piring, pekerjaan yang ini juga jadi terasa ringan dan tidak memakan waktu lama.

Bagi yang berniat untuk membantu dan meringankan beban suami, beberapa tips berikut ini bisa dicoba.

  • Pastikan Anda mengerjakan tugas utama sebaik mungkin agar kondisi rumah bisa nyaman dijadikan sebagai tempat tinggal, rapi dan bersih, sehat untuk seluruh anggota keluarga, sehingga rumah tersebut layak untuk dihuni.
    Jika harus bekerja di luar rumah, sebisa mungkin, bangunlah lebih awal agar pekerjaan utama bisa diselesaikan sebelum berangkat kerja.
  • Jadilah wanita yang mandiri. Jangan terlalu banyak bergantung pada suami. Segala sesuatu yang bisa anda lakukan, mulai dari hal-hal yang kecil seperti pergi ke pasar, mengantar dan menjemput anak sekolah, membayar tagihan, dan lain-lain. Jika bisa anda lakukan sendiri, pasti akan sangat membantu dalam meringankan beban suami.
  • Meringankan beban suami juga bisa dilakukan dengan pandai berhemat. Menggunakan uang dengan bijak tidak hanya bisa meringankan beban suami, melainkan bisa juga bermanfaat untuk masa depan. Baik itu untuk pendidikan anak, untuk hari tua, maupun untuk mengantisipasi kebutuhan kebutuhan tidak terduga lainnya.
  • Kadang-kadang, suami juga membutuhkan perhatian dan tempat berkeluh kesah. Sebisa mungkin, sebagai ibu rumah tangga kita harus bisa menjadi pendengar yang baik, sebagai tempat curhat. Harus bisa memberikan support dalam berbagai kegiatan positif yang dilakukan oleh suami, dan jangan terlalu pasif. Cobalah untuk aktif menawarkan bantuan semampu yang bisa Anda berikan karena kadang-kadang lelaki cenderung gengsi untuk meminta bantuan walaupun mereka membutuhkannya.

Itulah beberapa tips meringankan beban suami yang semoga bisa membantu membuat kehidupan rumah tangga menjadi lebih harmonis dan lebih baik.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*