Tips Pasang Iklan Rumah Agar Cepat Laku!

15 Oct 2021 - 13:57

Menjual rumah memang bukan menjadi hal yang mudah, memiliki harga selangit membuat rumah mempunyai target konsumen yang lebih terbatas. Bahkan jika ada yang berminat membelinya, kondisi keuangan bisa tidak sesuai ekspetasi hingga akhirnya menghambat transaksi.

Bukan hanya itu, cara pasang iklan rumah yang tidak tepat juga bisa membuat rumah menjadi sukar terjual bahkan bisa merugikan pemiliknya. Belum lagi untuk masalah harga, bila harga yang kamu patok mahal, pembeli bisa menjadi semakin sedikit, jika harga terlalu murah, kamu pasti menjadi pohak yang sangat dirugikan.

Menjual rumah memang memerlukan usaha, pemikiran dan perhitungan yang sangat matang dan aknirnya rumah bisa lekas terjual.

Tips Pasang Iklan Rumah yang Efektif

Memasang iklan memang dapat dijadikan sebagai solusi yang tepat. Saat kamu kesulitan menjual property, iklan dapat dijadikan sebagai media yang paling efektif untuk mengenalkan, memasarkan dan mempromosikannya.

Dengan adanya iklan, peluang permintaan penjualan rumah yang kamu lakukan juga bisa menjadi semakin besar. Saat ini ada berbagai macam emdia yang dapat dijadikan sebagai pilihan ketika ingin memasang iklan.

Namun, meskipun sudah memasang iklan, jika materi iklan yang kamu tuliskan tidak tepat juga bisa membuat rumah tidak lekas laku terjual. Agar rumahmu lekas laku terjual, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti, antara lain:

1. Lakukan survey harga terlebih dulu

Hal penting yang harus dilakukan ketika ingin menjual rumah ialah melakukan penentuan harga. Jangan sampai memilih harga yang terlalu murah atau terlalu mahal. Agar bisa memperoleh harga yang tepat, kamu bisa melakukan survey terlebih dulu.

Kamu bisa menentukan berapa perkiraan tanah yang ada di struk PBB. Umumnya, harga pasar lebih tinggi dibandingkan dengan NJOP, oleh sebab itu kamu harus melakukan survey terlebih dulu.

2. Pastikan memposting iklan dalam waktu yang tepat

Pasang iklan rumah tidak akan membuahkan hasil jika kamu tidak memperhatikan waktu jual dengan tepat. Ketepatan waktu bisa mempercepat penjualan property. Kamu harus mencari waktu untuk menjual rumah saat suku bunga sedang menurun.

Ketika suku bunga menurun, inflasi penjualan property juga ikut turun. Biasanya, karena hal ini, bunga KPR menjadi stabil dan lebih banyak pembeli yang tertarik untuk membeli rumah yang kamu tawarkan.

3. Tulis kelebihan hunian dengan cermat

Mencermati kelebihan hunian bisa memudahkanmu membuat iklan serta menuliskan deskripsi serta informasi yang berkaitan dengan kondisi rumah. Kamu bisa menunjukkan seperti apa tampilan rumah dengan semaksimal mungkin dan membuat calon pembeli menjadi tertarik.

Kamu juga harus menonjolkan kelebihan rumah. Benahi rumah jika terlihat kurang menarik baik dari sisi interior maupun eksterior. Untuk interior, kamu harus memperhatikan kamar mandi, atap hingga dapur.

Sedangkan untuk eksterior, kamu harus memperhatikan kondisi cat dinding, pagar, hingga area taman. Kamu juga harus mempertimbangkan faktopr penting lain seperti listrik, aliran air, hingga sirkulasi udara.

4. Lakukan strategi khusus dalam menjual rumah

Berbeda saat menjual rumah secara offline, menjual rumah dengan cara online harus mempunyai strategi khusus dan harus kamu pahami dengan baik.

Calon pembeli tidak dapat melihat kondisi rumah langsung sehingga kamu harus memasang foto dan memberikan deskripsi rumah dengan sejelas mungkin. Beri deskripsi rumah berkaitan dengan fasilitas di lingkungan sekitar, luas tanah, bangunan dan lainnya.

Untuk menjual rumah sebenarnya tidak memerlukan biaya yang mahal, asalkan kamu melakukan cara pasang iklan rumah dengan tepat. Pastikan website yang kamu gunakan untuk memasang iklan bisa dijangkau lebih banyak pembeli yang potensial.

Komentar