Rancang Rumah Minimalis dengan Berbagai Tips Ini

Harga tanah yang semakin meningkat memicu tren desain rumah minimalis. Rancang rumah minimalis Anda dengan mengikuti tips berikut ini.

Seiring menyusutnya tanah yang dapat ditempati, harga properti pun ikut melesat tajam. Untuk menyiasati keterbatasan ini, gaya arsitektur modern kini kembali menjadi tren. Gaya arsitektur yang dimulai pada tahun 1920-an ini mengutamakan efektivitas ruang dan memastikan bahwa setiap sentimeter ruang digunakan dengan maksimal. Karena itu, gaya desain arsitektur minimalis menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi tingginya harga properti.

Dengan desain minimalis, rumah tipe 21 sekalipun dapat ditinggali dengan sangat nyaman. Selain itu, desain minimalis juga memberi kesan modern pada rumah. Desain interior minimalis yang bergantung pada cahaya alami, minim perabot, dan warna cerah juga dinilai lebih ramah lingkungan. Selain itu, perawatan rumah dengan gaya interior minimalis juga tidaklah sulit karena jumlah perabot yang digunakan tidak sebanyak rumah dengan gaya interior lain.

Meskipun awalnya dirancang untuk mengatasi keterbatasan ruang pada rumah, gaya desain minimalis juga dapat diterapkan pada rumah dengan segala ukuran. Anda juga tidak perlu mengeluarkan dana terlalu banyak untuk mendesain interior rumah dengan gaya minimalis. Terkadang, Anda bahkan hanya perlu menyusun ulang perabot dan mengecat rumah dengan warna lain, tanpa perlu merenovasi rumah secara keseluruhan. Ingin mencoba merancang rumah dengan gaya arsitektur minimalis? Simak kiat dari kami untuk memulai.

Hindari pembatas ruang berlebih

Salah satu konsep utama dari desain interior rumah minimalis adalah ruang terbuka. Artinya, desain rumah minimalis tidak banyak memiliki pembatas ruang. Dengan tiadanya dinding, Anda memiliki lebih banyak ruang untuk bergerak dan keterbatasan ruang pun tidak akan terlalu menjadi masalah. Batasi dinding pembatas hanya untuk ruangan yang jelas peruntukannya, seperti kamar. Ruang makan dan dapur, misalnya, dapat dipisahkan dengan rak yang juga berfungsi sebagai alat penyimpanan.

Gunakan cermin untuk menciptakan ilusi ruang lebih luas

Di ruang sempit, cermin dapat memberi ilusi optik yang membuat kesan ruang lebih luas. Selain itu, cermin juga mudah dirawat dan dibersihkan. Penggunaan cermin di kamar adalah pilihan yang tepat karena Anda juga dapat menggunakan cermin tersebut untuk merapikan diri.

Pilih warna dinding terang

Jika menggunakan cat, pastikan Anda memilih warna yang terang dan netral seperti putih. Atau, jika diinginkan, Anda dapat menggunakan kertas dinding dengan aksen kayu. Warna yang terang akan memberi kesan ruang yang lebih luas. Selain itu, warna netral seperti putih juga menambah kesan bersih dan segar pada ruangan.

Maksimalkan ruang yang tersedia

Memaksimalkan ruang yang tersedia dapat dilakukan dengan beberapa hal, misalnya mengurangi penggunaan perabot atau menggunakan perabot serbaguna. Pemilihan perabot juga dapat memengaruhi estetika ruangan. Penggunaan perabot serbaguna seperti meja yang juga dapat berfungsi sebagai rak dapat mempercantik ruangan dan memberi kesan efisien. Atau, Anda dapat mendaur ulang perabot bekas menjadi perabot dengan fungsi baru.

Gunakan tangga seramping mungkin

Tangga adalah salah satu bagian terpenting dari rumah bertingkat. Dengan menggunakan tangga ramping, Anda dapat menghemat banyak ruang di rumah. Rancanglah tangga dengan warna atau aksen yang senada dengan aksen warna rumah secara keseluruhan agar terlihat lebih indah dan cocok menghiasi rumah Anda. Tangga yang fungsional dan cantik akan memperkuat kesan minimalis pada rumah.

Gunakan objek pengalih perhatian

Penggunaan objek seperti lukisan besar yang diletakkan di pusat rumah dapat menjadi pengalih perhatian dan mempercantik estetika rumah. Namun, jika dinding terlalu dipenuhi objek pengalih perhatian, kesan dan estetika minimalis rumah juga akan hilang. Karena itu, sangatlah penting untuk menemukan jumlah objek yang sesuai dengan luas rumah. Umumnya, satu atau dua objek pengalih perhatian di satu ruangan sudah cukup untuk meningkatkan esetika rumah.

Perhatikan pencahayaan rumah

Desain rumah minimalis yang menggunakan warna cerah sangat bergantung pada pencahayaan yang cukup. Untuk itu, pastikan Anda meletakkan jendela di tempat yang tepat agar cahaya lebih mudah masuk ke rumah. Jika tidak ingin menggunakan cahaya alami, gunakan lampu LED yang lebih ramah lingkungan, lebih hemat daya, dan lebih terang dibanding lampu biasa. Lampu warna putih akan memperkuat kecantikan desain interior rumah minimalis.

Jagalah kebersihan dan kerapian rumah

Kebersihan dan kerapian rumah merupakan inti dari gaya desain interior minimalis. Karena itu, wajib hukumnya bagi Anda untuk menjaga kebersihan dan kerapian dengan lebih teliti setelah memilih gaya desain minimalis. Rumah yang berantakan akan langsung terlihat sehingga merusak estetika dari gaya minimalis itu sendiri. Namun, untungnya, rumah dengan desain minimalis tidak terlalu banyak menggunakan perabot sehingga perawatannya pun relatif lebih mudah dibanding gaya desain konvensional.

Itulah kiat-kiat yang bisa Anda terapkan untuk merancang rumah minimalis. Tidak sulit, bukan? Semoga bermanfaat.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*