Yuk cari tahu gejala diabetes insipidus berikut ini

gejala diabetes insipidus

Penyakit diabetes insipus sendiri merupakan penyakit yang memiliki hubungan dengan hormon-hormon Anti-diretik hormon yang kemudian disingkat menjadi ADH atau bisa juga reseptornya. Perlu anda tahu bahwa hormon ADH memiliki peran yang sangat besar di ginjal yaitu untuk membuat pekat urin sehingga yang terjadi adalah tubuh mampu mengalami keseimbangan elektrolik dan juga air. Anda harus tahu, jika sampai terjadi gangguan di bagian produksi hormon ADH maupun di bagian reseptornya tentu ginjal tidak akan mampu bekerja dengan baik ataupun maksimal, sehingga akibatnya adalah produksi urin menjadi sangat berlebih. Karena itulah, pada penderita Diabetes ini, memang kadangkala menjadi cepat haus berlebihan. Jika anda tidak ingin terkena penyakit ini, yuk pelajari bagaimana gejala diabetes insipidus berikut ini.

Sekeda informasi untuk anda bahwa diabetes insipidus ini kondisinya jauh sangat berbeda bila dibandingkan dengan penyakit diabetes melitus serta keduanya sama sekali tidak memiliki hubungan apapun. Pada penderita ini (Diabetes Insipidus) sama sekali tidak ada kelebihan gula(glukosa), meskipun memang sama gejala yang dimiliki yaitu produksi urin yang menjadi berlebihan. Setelah ini anda akan banyak mendapatkan informasi tentang gejala penyakit diabetes insipidus.

Gejala diabetes Insipidus yang perlu anda waspadai.
Jika anda ragu, ataupun mungkin sekedar ingin tahu. Untuk dapa mengetahui dengan mudah apakah seseorang telah atau sedang mengalami gejala atau tanda terkena penyakit diabetes insipidus ataupun tidak, dengan mudah anda bisa melihat dari beberapa gejala yang akan dijelaskan berikut ini, terlebih dahulu:

  1. Pertama adalah tentang rasa haus dan terus berkemih berlebihan.
    Bagi penderita penyakit diabetes insipidus dalam satu harinya bisa sampai mengkonsumsi cairan (air mineral dan sebagainya) sampai dengan 3,8 Liter. Jika sampai penderita kemudian tidak mengkonsumsi air mineral atau cairan sejumlah itu maka kemudian yang akan terjadi adalah badan menjadi dehidrasi, dan menyebabkan mungkin akan terjadi tekanan darah yang rendah dan bisa juga menyebabkan terjadinya syok.

  2. Gejala lainnya adalah kulit kering, demam, dan berat badan turun.
    Gejala lain yang umum ditemui adalah munculnya demam pada penderita, kemudian kulit menjadi kering serta penderita menjadi turun berat badannya.

Beberapa gejala yang disebutkan diatas, sebenarnya tidak cukup untuk mengidentifikasi apakah seseorang telah terjangkit penyakit ini atau tidak, sebaiknya jika salah satu saja gejala diatas anda rasakan, sebaiknya segera periksakan diri anda ke dokter terdekat.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*